Kajian Umum “Belajar Tauhid Sepekan”

Hadirilah Kajian Intensif 7 Hari.

“BELAJAR TAUHID SEPEKAN”

Buku Rujukan:
“Mutiara Faidah Kitab Tauhid”

Pemateri:
Ustadz Abu Isa Abdullah bin Salam (Penulis Buku “Mutiara Faidah Kitab Tauhid”)

Insya Allah diselenggarakan pada:
Senin – Ahad, 11 – 17 Juli 2011
Pukul 08.00 – 14.00 WIB
Di Masjid Al ‘Ashri, Pogungrejo (utara RSUP Dr. Sardjito)

Biaya Pendaftaran:
Rp 20.000,-

Fasilitas:

  • Snack (makanan ringan)
  • CD Rekaman Kajian

Tempat Pendaftaran:

  • Putra:
    1. Wisma Misfallah Thalabul ‘Ilmi (MTI) (Pogung Kidul No.8C, Utara Masjid Siswa Graha)
    2. Toko Ihya’ (Karangbendo, utara Fak. Kehutanan UGM)
  • Putri:
    1. Wisma Raudhatul ‘Ilmi (Pogung Dalangan No. 40)
    2. Toko Qonita (Jl. Pandega Marta No. 83A)

Pendaftaran via SMS:
NAMA_JENIS KELAMIN_USIA_PEKERJAAN_ALAMAT
Kirim ke 0852 9391 1719 (Putra) / 0852 9299 5015 (Putri)

Pendaftaran Terakhir:
9 Juli 2011

Informasi dan Pendaftaran:
0852 9391 1719 (Putra)
0852 9299 5015 (Putri)

Briefing + Kajian Pembuka:
“Tauhid Prioritas Pertama dan Utama”
Bersama Ustadz Amir As Soronji*
Ahad, 10 Juli 2011
Pukul 09.00 WIB – selesai
Di Masjid Pogung Raya (utara RSUP Dr. Sardjito)
*dalam konfirmasi

Penyelenggara:

  • Ma’had Al ‘Ilmi Yogyakarta
  • Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari

Website:
www.mahadilmi.wordpress.com
www.muslim.or.id
www.muslimah.or.id

Nabi Ibrahim pun Takut dari Perbuatan Syirik

Allah ‘azza wa jalla berfirman

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ

“Dan tatkala Ibrahim berkata ‘Wahai Rabb-ku, jadikanlah negeri ini menjadi negeri yang aman, dan jauhkanlah aku dan anak keturunanku dari penyembahan terhadap berhala-berhala” (Ibrahim : 35)

Di dalam ayat yang mulia ini, Allah ‘azza wa jalla mengabarkan tentang kekasihnya, Ibrahim ‘alaihis salam yang mendoakan keamanan dan ketentraman untuk negerinya (Makkah) karena kekacauan dan suasana yang mencekam akan dapat menghalangi manusia untuk melaksanakan ibadah mereka kepada Allah. Kemudian Nabi Ibrahim alaihissalam berdoa kepada Allah agar beliau beserta anak keturunannya dijauhkan dari peribadatan kepada berhala disebabkan berhala-berhala tersebut telah menyesatkan dan menjerumuskan kebanyakan manusia dalam perbuatan syirik sebagaimana perkataan beliau yang terdapat pada ayat selanjutnya: Lanjut membaca

Pendahulu Jahmiyah dalam Menolak dan Mengingkari Nama dan Sifat Allah

Pembahasan tentang tauhid asma’ (nama) wa sifat Allah sebenarnya adalah bagian dari pembahasan tentang tauhid rububiyah. Akan tetapi semenjak banyaknya terjadi penyimpangan dan penolakan tentang asma’ dan sifat Allah, maka tauhid asma’ wa sifat dipisahkan pembahasannya dari tauhid rububiyyah. Kelompok yang pertama yang melakukan penolakan dan penyimpangan terhadap asma’ dan sifat Allah adalah Jahmiyyah.

Pendahulu Jahmiyyah

Sebagaimana Khowarij memiliki pendahulu yang telah hidup pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi was salam, Jahmiyyah juga memiliki pendahulu yang telah hidup pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi was salam. Jika yang menjadi pendahulu Khowarij adalah seorang munafiq yang bernama Dzul Khuwaisiroh, yang menjadi pendahulu Jahmiyyah daalm menolak asma’ dan sifat Allah adalah orang-orang musyrik quraisy.

Dikisahkan oleh Ibnu Jarir dalam tafsirnya, pada peristiwa perjanjian Hudaibiyyah yang terjadi pada tahun 6 Hijriyyah, Rasulullah memerintahkan ‘Ali bin Abi Tholib sebagai penulis perjanjian. ‘Ali memulai menulis perjanjian dengan “Bismillahirrohmanirrohim”. Melihat perbuatan ‘Ali ini orang-orang Quraisy menolak dengan berkata : Lanjut membaca

Download Kajian ‘Masjid sebagai Pusat Penyebaran Tauhid’

Masjid adalah tempat beribadah kepada Allah dan mengagungkan nama-nama-Nya. Peranan masjid begitu penting dalam kehidupan sebuah masyarakat Islam. Dari masjidlah dimunculkan sosok ulama, pemimipin negara, mujahid, ahli fikih, dan pemuda-pemuda yang bertakwa.

Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari melalui divisi Pembinaan Takmir Mahasiswa alhamdulillah telah mengadakan kajian takmir tematik yang pertama dengan pembicara Ustadz Afifi Abdul Wadud. Kajian ini diadakan di masjid Pogung Raya, Yogyakarta pada hari Sabtu 24 Oktober 2009.

Berikut ini link downloadnya semoga bermanfaat bagi kita semua.

Download Kajian

Tanya Jawab Akidah (bagian 01)

Diterjemahkan oleh Ustadz Marwan -hafizhahullah- dari A’lamus Sunnah karya Hafizh al-Hakami -rahimahullah-

Kewajiban pertama bagi seorang hamba

Soal -1: Kewajiban apakah yang pertama bagi seorang hamba?

Jawab: Kewajiban pertama bagi seorang hamba adalah mengetahui perkara yang menjadi  penyebab Allah menciptakan manusia, mengambil perjanjian dari mereka, yang menjadi penyebab Allah mengutus para rasulNya, menurunkan kitab-kitabNya, yang menjadi penyebab Allah menciptakan dunia dan akhirat, surga dan neraka, neraka al-haaqqah dan al-waaqi’ah, dipancangkannya timbangan amalan, dihamparkannya lembaran-lembaran amalan, yang menjadi penentu celaka atau bahagianya seorang hamba, demikian pula pembagian nur kepada seorang hamba. Barang siapa yang tidak diberi oleh Allah cahaya niscaya dia tidak akan mendapatkan cahaya.

Lanjut membaca

Kajian ‘Masjid Sebagai Pusat Penyebaran Tauhid’

Bismillah.

Mengundang kehadiran ikhwah sekalian, dalam acara:

‘Kajian Tematik Takmir Mahasiswa’
Pembahasan seputar problematika masjid di tengah umat

Dengan tema:
“Masjid sebagai Pusat Penyebaran Tauhid”

Pembicara:
Ustadz Afifi Abdul Wadud

Waktu dan tempat:
Sabtu, 24 Oktober 2009 Jam 09.00-11.00
di Masjid Pogung Raya, Sleman, Yogyakarta

Penyelenggara:
Yayasan Pendidikan Islam al-Atsari
Divisi Pembinaan Takmir Mahasiswa

Kontak Person:
0852 1546 1593 (Azhar)

Terbuka untuk umum, gratis!
Insya Allah akan disediakan makalah